Sesungguhnya
Nabi Muhammad Sallallahu alaihi Wasallam adalah utusan Allah dan rahmat
bagi sekalian alam.Nabi Muhammad SAW. adalah nikmat terbesar dan
anugerah teragung yang Allah berikan kepada alam semesta. Ketika manusia
saat itu berada dalam kegelapan syirik, kufur, dan tidak mengenal Rabb
pencipta mereka. Manusia mengalami krisis spiritual dan moral yang luar
biasa. Nilai-nilai kemanusiaan sudah terbalik. Penyembahan terhadap
berhala-berhala suatu kehormatan, perzinaan suatu kebanggaan, mabuk dan
berjudi adalah kejantanan, dan merampok serta membunuh adalah suatu
keberanian. Di saat seperti ini rahmat ilahi memancar dari jazirah Arab.
Dunia ini melahirkan seorang Rasul yang ditunggu oleh alam semesta
untuk menghentikan semua kerusakan ini dan membawanya kepada cahaya
ilahi.Kelahiran makhluk mulia yang ditunggu jagad raya membuat alam
tersenyum, gembira dan memancarkan cahaya. Al-Habib Ali bin Muhammad bin
Husain Al-Habsyi pengarang kitab Maulid Habsyi (Biasa disebut Simtu
Duror atau lengkapnya Simthud-Durar fi akhbar Mawlid Khairil Basyar min
akhlaqi wa awshaafi wa siyar) menggambarkan kelahiran Nabi Mulia itu
dalam syairnya yang indah:
اشرق الكون ابتهاجا بوجود المصطفى احمد و لأهل الكون انس وسرور قد تجدد
“Alam bersinar cemerlang bersukaria demi menyambut kelahiran Ahmad Al-Musthofa Penghuni alam bersukacita Dengan kegembiraan yang berterusan selamanya”.
“Alam bersinar cemerlang bersukaria demi menyambut kelahiran Ahmad Al-Musthofa Penghuni alam bersukacita Dengan kegembiraan yang berterusan selamanya”.