Senin, 18 Januari 2016

MENGGALAKKAN BID’AH

MENGGALAKKAN BID’AH
M. Kholid Syeirazi*)
Ada sebuah hadis terkenal, sahih, diriwayatkan oleh imam-imam hadis terpercaya. Bunyinya:
فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ…»
”… Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah al-Qur’an dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, dan seburuk-buruk perkara adalah perkara-perkara baru dan semua bid’ah itu sesat (HR. Muslim, Kitâbul Jum’at No. 2042). Dalam riwayat Nasa’i dan Baihaqi ada tambahan redaksi وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّار (dan setiap kesesatan tempatnya di neraka). Abu Dawud dan Tirmidzi meriwayatkan hadis serupa: “Jauhilah perkara-perkara baru, sebab sesungguhnya setiap bid’ah itu sesat (HR. Abu Dawud No. 4607 Bâb luzûmis sunnah dan HR. Tirmidzi No. 2678 Bâb mâ jâ’a fil akhdzi bis sunnah wa-jtinâbil bida’i). Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadis: “Man ahdatsa fi amrina hâdza mâ laysa minhu fa huwa raddun” (Siapa saja yang mengadakan perkara baru yang tidak ada dasarnya, maka dia tertolak).

Rabu, 13 Januari 2016

Teks Khutbah Bulan Rabi'ul Awwal, MISI AGUNG RASULULLOH SAW



Teks Khutbah Bulan Rabi'ul Awwal,
MISI AGUNG RASULULLOH SAW
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى اَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيْدًا
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وحده لاشريك له وَهُوَ جَلَّ وَعَلَى, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه بَشِيْرًا وَنَذِيْرًاُ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سيّدنا مُحَمَّدٍ نِ الْمُصْطَفَى وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الْمُرْتَضَى وَمَنِ اهْتَدَى بِدِيْنِ الْمُثْلَى. أما بعد, فَيَاإِخْوَانِى فِى اللهِ, أُوْصِيْنِى وَ إِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَ طَاعَتِهِ, فَمَنِ اتَّقَى فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظَيْمًا
Pada hari dan di saat yang mulia ini, serta darii mimbar yang agung ini, saya mengajak diri saya dan para jamaah sekalian : Marilah kita jaga dan tingkatkan kualitas iman dan takwa kita kepada Alloh SWT, apalagi di dalam situasi zaman yang benar-benar menguji kealitas dan kesempurnaan iman dan takwa kita ini. Saya berwasiat pada diri saya, dan para jamaah sekalian : Marilah kita laksanakan perintah Alloh hanya untuk menggapai keridloanNya, dan marilah kita jauhi larangan Alloh, agar hidup kita bahagia lahir dan batin, serta selamat dunia dan akhirat.